u3-IMG_20250521_105725
Keterpaduan Antara Literasi dan Kegiatan P5 Memberikan Pengalaman Belajar Lebih Bermakna

Ucik Maulidah_Tim Literasi MIN 1 Pasuruan

Kegiatan literasi di MIN 1 Pasuruan tidak hanya berfokus pada membaca dan menulis di dalam kelas, tetapi juga diintegrasikan dengan pengalaman belajar nyata yang mendukung implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Salah satu bentuk integrasi tersebut tampak dalam pelaksanaan kegiatan praktik manasik haji yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 5 di Kebun Kurma Pasuruan.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tata cara pelaksanaan ibadah haji secara langsung, tetapi juga didorong untuk mengembangkan kemampuan literasi mereka. Sebelum kegiatan, siswa dibekali materi bacaan tentang rukun dan wajib haji untuk memperkuat pemahaman. Selama kegiatan berlangsung, mereka melakukan pengamatan, mencatat pengalaman, serta menuliskan refleksi tentang proses manasik yang telah mereka jalani.

Keterpaduan antara literasi dan P5 ini memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Siswa tidak hanya memahami ibadah haji secara praktik, tetapi juga mampu menuangkan hasil pembelajaran mereka dalam bentuk tulisan yang runtut, jelas, dan kreatif. Dengan demikian, MIN 1 Pasuruan berhasil menguatkan literasi siswa sekaligus membangun karakter religius dan bernalar kritis sesuai dengan tujuan P5.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait